Tak terasa hampir 2 tahun kita berada dalam kondisi pandemi ini. Sedih, berat dan pastinya penuh perjuangan dalam melewatinya. Walaupun belum pulih 100%, tapi alhamdulillah kondisi negeri ini mulai berangsur membaik. 
Hidup di masa pandemi seperti sekarang ini membuat kita mempunyai kebiasaan baru, salah satunya adalah menggunakan masker. Apalagi untuk orang yang harus ke luar rumah dan berinteraksi dengan orang lain, kita dianjurkan menggunakan masker 2 lapis. Ada beberapa macam masker yang lazim digunakan, yaitu masker medis dan masker non medis yang biasanya terbuat dari kain. Semakin bagus kualitas masker adalah yang bahannya tidak mudah menyerap air dan masker tetap kering. 
Masa pubertas menjadi titik terendahku. Saat itu aku yang aktif di sekolah tapi belum bisa merawat diri, terutama kulit wajah. Kulit wajah kusam, berminyak dan jerawat yang bergantian hadir tiap bulannya membuatku merasa insecure. Selalu merasa minder saat bersama teman-teman yang kulit wajahnya mulus tanpa jerawat. Apalagi dulu stereotype cewek cantik berkulit putih dan mulus.

Sudah lebih dari 1 tahun kita hidup dibawah bayang-bayang Covid-19. Ternyata mau ngga mau atau sadar ngga sadar telah merubah pola hidup kita. Banyak yang dari kita awalnya hidup cuek, tapi sekarang lebih aware terhadap kebersihan dan kesehatan.
Selama pandemi ini, kita lebih banyak menghabiskan waktu dan beraktifitas di dalam rumah. Tapi ternyata risiko terjadinya kecelakaan atau cedera di rumah bisa saja terjadi lho. Misalnya luka bakar atau tersayat pisau saat memasak, luka akibat terjatuh dan lain-lain. Hal ini bisa dialami oleh seluruh anggota keluarga.
© Reni Susanti · DESIGNED BY SAHABAT HOSTING