Periode emas atau golden age adalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang paling penting pada masa awal kehidupan anak. Periode emas ini meliputi 1000 hari pertama kehidupan anak. Durasi ini dimulai sejak pertama kali terjadi pembuahan (hari ke 270 kehamilan) hingga 730 hari pertama setelah Anak dilahirkan ke dunia.

Periode emas ini sangat penting dan perlu diperhatikan khusus oleh Mam & Pap. Pada periode emas otak si kecil tumbuh secara maksimal, begitu pula pertumbuhan fisiknya. Selain itu juga terjadi perkembangan kepribadian anak dan pembentukan pola perilaku, sikap, dan ekspresi emosi. Apabila periode emas si kecil dilalui dengan cara yang tepat, dirinya akan menjadi pribadi yang mumpuni dan siap untuk menghadapi persaingan global di masa depan.

Jika berbagai kebutuhan si kecil diabaikan pada periode emas, si kecil dikhawatirkan mengalami tumbuh kembang yang kurang optimal. Misalnya dapat terjadinya stunting, kekurangan gizi, rentan terkena penyakit, tingkat kecerdasan yang rendah dan gangguan kesehatan lainnya yang bisa berdampak pada segala aspek dalam kehidupannya kini dan nanti.

Proses tumbuh kembang yang dialami setiap anak akan berlangsung unik. Bahkan tumbuh kembang si kembar pun tidak sama. Hal ini karena setiap organ di tubuh si kecil memiliki pola pertumbuhan yang berbeda dan dengan kecepatan yang bervariasi. Pertumbuhan adalah perubahan yang bersifat kuantitatif, dapat diukur, dan terjadi secara fisik. Sedangkan perkembangan adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks.


Untuk mengetahui apakah proses tumbuh kembang si kecil sudah sesuai dengan tahapan usianya, Mam & Pap dapat mengukurnya melalui :

­čö╣Fisik
Ini hal yang paling mudah mengukur pertumbuhan si kecil dari waktu ke waktu. Mam & Pap dapat melihat perubahan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepalanya. 

­čö╣Kemampuan Motorik
Mam & Pap dapat melihat kemampuan si kecil dalam menggerakan bagian tubuhnya, mulai tengkurap, merangkak, berdiri, berjalan, berlari, menggenggam, atau menggunakan sendok. 

­čö╣Kemampuan Sosial dan Emosional
Saat berinteraksi dengan orang lain baik teman sebaya ataupun orang asing, Mam & Pap bisa melihat responnya si kecil. Apakah si kecil cenderung malu, takut atau supel? Tenang saja Mam & Pap, kemampuan ini akan berkembang sesuai dengan usia dan bagaimana nanti si kecil mendapatkan stimulasi.

­čö╣Kemampuan Berbicara
Mulai usia 1 tahun biasanya si kecil sudah mulai bisa berbicara. Awalnya bubbling yang tanpa arti, kemudian 1-2 kata yang memiliki arti, hingga meningkat menjadi kalimat. Mam & Pap perlu memperhatikan kemampuan berbicara si kecil ini sesuai dengan usianya. Bila ada hal-hal yang tidak sesuai perlu dikonsultasikan ke dokter anak untuk menghindari terjadinya speech delay atau bila sudah terjadi agar dapat cepat ditangani.

­čö╣Kemampuan Kognitif
Kemampuan ini berhubungan dengan kemampuan si kecil dalam memecahkan masalah yang sederhana, misalnya menemukan mainannya, menirukan gerakan, diajarkan cara cium tangan dan melambaikan tangan saat berpisah.

Agar lebih optimal, Mam & Pap perlu mendukung tumbuh kembang si kecil melalui tips-tips berikut :

▪️Nutrisi
Untuk mengoptimalkan periode emas si kecil, sejak hamil Mam diwajibkan untuk selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Ini karena janin di dalam kandungan menyesuaikan apa yang dikonsumsi oleh Mam. Jadi, apabila nutrisi Mam kurang, perkembangan janin pun akan mengalami gangguan.

Begitu si kecil lahir ke dunia, Mam sangat dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif di 6 bulan pertama. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI), khususnya jika si kecil sudah genap berusia 6 bulan.

Pada orang dewasa, nutrisi dibutuhkan sebagai energi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kebutuhan nutrisi anak 2x lebih banyak dibandingkan orang dewasa, karena digunakan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak sebagai energi untuk aktivitasnya. Pastikan mencukupi asupan makanan hariannya sesuai anjuran gizi seimbang yaitu karbohidrat, sayuran, buah, lauk nabati, lauk hewani, susu atau produk olahan susu.

Awal Juli kemarin Wyeth Nutrition kembali menghadirkan inovasi terbarunya, S-26 Procal Nutrissentials Rasa Madu, susu pertumbuhan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun yang kaya akan Kolin, Zat Besi dan Vitamin B Kompleks, tinggi Protein, Kalsium, Vitamin D dan K, serta tanpa gula tambahan dengan rasa madu yang lezat untuk mendukung tumbuh kembang dan dukung proses belajar si Kecil.

Brand Manager S-26 Procal Vera Niki Gozali mengatakan, “Tumbuh kembang anak secara keseluruhan harus mendapat perhatian orang tua, meskipun saat ini kita berada dalam situasi pandemi. Selain membutuhkan stimulasi dan kasih sayang yang penting untuk mengoptimalkan proses tumbuh kembang dan proses belajar, anak juga membutuhkan nutrisi untuk siap memasuki tahap perkembangan selanjutnya dan mendukung tumbuh kembangnya. S-26 Procal Nutrissentials berkomitmen mendampingi orang tua dalam memastikan tumbuh kembang si kecil berjalan sesuai tahap usianya. Salah satunya dengan menghadirkan nutrisi yang mendukung pertumbuhan si Kecil, S-26 Procal Nutrissentials rasa madu yang lezat dan disukai si Kecil.”

Sejalan dengan visi Wyeth Nutrition dalam membantu generasi masa depan untuk mengembangkan potensi sepenuhnya dan menjalankan kehidupan yang lebih sehat dengan menyediakan nutrisi berkualitas tinggi, inovatif, dan terbukti secara ilmiah bagi para ibu dan anak di tahun-tahun pertama kehidupan yang penting, Wyeth Nutrition menghadirkan pilihan rasa baru yang lezat yaitu S-26 Procal Nutrissentials Rasa Madu, susu pertumbuhan untuk anak usia 1 - 3 tahun untuk terus bantu tumbuh kembang optimal yang mendukung proses belajar si Kecil. 

▪️Stimulasi
Stimulasi jaringan otak sangat penting selama periode emas si Kecil. Semakin banyak stimulasi yang Ibu berikan kepada si Kecil, jaringan otak akan berkembang hingga mencapai 80% pada usia 3 tahun. Sebaliknya, jika si Kecil tidak pernah diberi stimulasi yang cukup, maka jaringan otaknya akan mengecil sehingga fungsi otak akan menurun. Hal inilah yang menyebabkan perkembangan si Kecil menjadi terhambat. Stimulasi yang kurang pada si Kecil dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan otak, penyimpangan tumbuh kembang, bahkan gangguan perkembangan yang menetap.

Pada masa pandemi ini menjadi tantangan besar bagi Mam & Pap. Pekerjaan yang menjadi WFH serta terbatasnya ruang gerak si kecil untuk bersosialisasi mungkin membuat luput dari pantauan Mam & Pap mengenai tumbuh kembang si kecil. Sekarang Posyandu belum aktif kembali dan kebanyakan Mam & Pap takut bila harus ke dokter anak. Padahal biasanya di kondisi normal kita rajin untuk memantau dan mengevaluasi tumbuh kembang si kecil.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH menjelaskan, “1000 hari pertama kehidupan anak yang juga disebut sebagai periode emas adalah periode yang sangat penting untuk tumbuh kembangnya. Pada anak usia tersebut terjadi perkembangan otak yang sangat pesat, masa ini disebut dengan periode kritis perkembangan dan masa ini tidak dapat tergantikan. Untuk itu, orang tua harus cermat dalam memahami tahap-tahap perkembangan anak sesuai tahap usianya serta memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil agar ia siap belajar terutama dalam situasi yang kurang kondusif seperti pandemi saat ini.”

Psikolog Pritta Tyas Mangestuti, M.Psi, menjelaskan, “Masa pandemi ini tanpa disadari berdampak pada hubungan emosional antara orang tua dan anak. Meskipun kuantitas pertemuan anak dan orang tua bertambah, namun seringkali koneksi tersebut berkurang. Untuk itu, sebaiknya kedua orang tua bekerjasama untuk mengembalikan kehangatan hubungan bersama anak, serta menghadirkan stabilitas dalam keluarga meskipun banyak tantangan baru. Misalnya dengan menemukan cara baru membangun kembali koneksi emosional dengan anak atau rutin mengajak anak berdiskusi mengenai peraturan yang disepakati di dalam keluarga.”

Saat ini Mam & Pap memiliki peranan penting dan sangat dibutuhkan dalam mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Apabila si Kecil tampak lebih maju atau lambat dibanding teman sepantarannya, Mam & Pap sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Mam & Pap dapat pula memantau perkembangan si kecil dengan menimbang dan mengukur di rumah selama Posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya belum kondisif. Sehingga kelainan maupun keterlambatan yang mungkin terjadi dapat terdeteksi sedini mungkin.

Di rumah Mam & Pap dapat membuat aktifitas yang menstimulasi tumbuh kembang si kecil. Misalnya bercocok tanam, merapikan mainan, olahraga dengan diiringi musik atau mendongeng sebelum tidur. Selain itu untuk penuhan nutrisi bisa Mam pantau terus secara langsung. Disamping makanan bergizi Mam dapat memberikan S-26 Procal Nutrissentials Rasa Madu, susu pertumbuhan untuk anak usia 1 - 3 tahun untuk terus bantu tumbuh kembang optimal si kecil. 

Selamat membersamai tumbuh kembang si kecil ya Mam & Pap ­čą░­čą░




SHARE 0 comments

Add your comment

monggo...

© Reni Susanti · DESIGNED BY SAHABAT HOSTING