Apa itu Luka?

Luka adalah cedera yang disebabkan oleh hancurnya ikatan antar sel dan bisa mengakibatkan kerusakan sel. Luka biasanya muncul ketika kita mengalami cedera fisik seperti jatuh dari sepeda, tersayat pisau, atau terbentur benda keras. Secara umum luka dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu luka terbuka atau luka yang berdarah dan luka tertutup atau luka tidak berdarah, misalnya memar karena terbentur benda keras.

Menurut World Health Organization (WHO), terjatuh merupakan salah satu kecelakaan yang paling sering dialami oleh anak-anak. Apalagi saat anak mulai belajar berjalan, berlari atau naik sepeda. Terjatuh menjadi hal yang pasti terjadi saat fase belajar tersebut. Anak belum mahir kalau belum merasakan namanya terjatuh. Itu anggapan kebanyakan orangtua di Indonesia.

Tapi sayangnya masih banyak orangtua yang belum memahami pentingnya memberikan penanganan luka yang tepat bagi anak. Padahal jika tidak ditangani dengan baik, luka yang terjadi akibat terjatuh dapat menimbulkan infeksi, bahkan menyebabkan trauma yang dapat menghambat anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. 


Anak Siaga Hansaplast

Nama Hansaplast pastinya sudah sangat kita kenal karena telah mewakili kemampuan dalam penyembuhan luka yang cepat dan efektif selama lebih dari 90 tahun. Dengan sejumlah rangkaian produk, Hansaplast menangani luka, melegakan otot, sakit punggung, luka pada kaki, demam pada anak dan keluhan lainnya. Hingga saat ini, Hansaplast menjadi ahli dalam penyembuhan luka, pereda nyeri, dan footcare di seluruh dunia. Hansaplast tidak hanya menjadi brand plaster no.1 di Eropa Barat, namun juga di 17 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. 

Hansaplast menguatkan komitmennya dalam melindungi keluarga Indonesia dengan mempersembahkan program Anak Siaga Hansaplast yang bertujuan membantu orang tua dalam memberikan edukasi seputar luka kepada anak. Melalui program ini, Hansaplast mengadakan serangkaian story telling yang diadakan secara virtual selama dua hari, yaitu 29-30 Juli 2021.

Acara tersebut menggandeng story teller ternama Indonesia yaitu Kak Ria Enes dan Susan serta Kak Bonchie Yoska Sudrajat. Hansaplast mengajak orangtua dan anak Indonesia untuk memahami seluk-beluk luka mulai dari apa itu luka, jenis-jenis luka, hingga bagaimana cara menguasai keadaan yang tidak diinginkan seperti kecelakaan sehingga baik orangtua maupun anak dapat melakukan langkah pertolongan pertama pada luka secara tepat.

Selain acara fun learning yang membahas seputar luka, anak-anak juga diajak fun crafting. Di hari pertama, anak-anak belajar membuat magic card. Sedangkan di hari kedua anak-anak belajar menghias sticker book-nya. Ternyata acara fun crafting ini sangat menarik sekali lho. Terlihat antusias dari anak-anak yang dengan tekun memperhatikan dan langsung mempraktekannya. Apalagi setelah selesai, mereka dengan bangga memperlihatkan ke depan kamera zoom. Good job, kids!


Bacteria Shield

Hansaplast Plester dengan Bacteria Shield yang merupakan generasi terbaru Plester perawatan luka di Indonesia. Inovasi ini dipersembahkan oleh Hansaplast sebagai pelopor Plester perawatan luka, demi memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh keluarga Indonesia, sesuai dengan komitmen Hansaplast: Selalu Ada Melindungi Keluarga Anda. Seluruh rangkaian Plester Hansaplast yang dilengkapi dengan Bacteria Shield telah teruji klinis dapat menghalang kotoran dan bakteri, sehingga memberikan perlindungan optimum dan kondisi yang ideal untuk proses penyembuhan tanpa resiko komplikasi.

Marketing Director Hansaplast, Dr. Christopher Vierhaus, mengatakan, “Luka, sekecil apapun, dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bila tidak ditangani dengan baik karena beresiko menyebabkan infeksi berlanjut dan trauma pada anak. Memahami pentingnya bagi orangtua untuk mengetahui tata cara penanganan luka pada anak, selain menghadirkan teknologi Bacteria Shield, Hansaplast juga mengadakan program Anak Siaga Hansaplast yang mengemas edukasi mengenai luka dengan cara yang seru dan menyenangkan untuk diikuti bersama antara orangtua dan anak.” 

Dokter Spesialis Anak, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A mengatakan “Masa pandemi ini memberikan kesempatan kepada orangtua untuk bisa terlibat lebih aktif dalam kegiatan eksplorasi anak yang penting bagi tumbuh kembangnya. Orangtua perlu tahu bahwa anak membutuhkan kebebasan dalam bermain dan bereksplorasi karena aktivitas tersebut dapat menstimulasi kreativitas dan kemampuan motorik anak Selain memberikan kebebasan, sebagai pelindung bagi anak-anaknya, orangtua juga perlu memastikan keamanan lingkungan tempat anak bermain serta memiliki pemahaman yang baik mengenai luka. Karena masih banyak orangtua yang belum tahu bahwa setiap jenis luka membutuhkan perawatan yang berbeda dan perawatan luka yang tidak tepat dapat meningkatkan resiko infeksi berlanjut, bahkan trauma yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.”

Lebih lanjut dr. Mesty memberikan contoh trauma yang mungkin dialami oleh anak yaitu memiliki rasa takut dan kekhawatiran yang lebih tinggi dibanding anak lain karena ia memiliki memori yang tidak menyenangkan saat terluka dulu. Karenanya penting bagi orangtua dan anak untuk mengenal jenis luka untuk mengetahui langkah perawatan seperti apa yang sebaiknya dilakukan.

Berikut ini 3 (tiga) langkah mudah pertolongan pertama yang dapat diikuti orang tua saat anak mengalami luka ringan di rumah:
✅ Bersihkan
Bersihkan luka dari kotoran untuk mencegah infeksi. Gunakan Hansaplast Spray Antiseptik yang dilengkapi Polyhexamethylene (PHMB) yang dapat mengobati luka tanpa rasa perih.
✅ Lindungi
Lindungi luka dari kotoran dan bakteri untuk mencegah infeksi. Gunakan Plester Hansaplast dengan Bacteria Shield yang telah teruji secara klinis dapat melindungi luka dari kotoran dan bakteri penyebab infeksi.
✅ Sembuhkan
Setelah luka mulai mengering, rawat luka dengan Hansaplast Salep Luka untuk mencegah bekas luka.

Hal yang paling penting saat terjadi insiden di rumah adalah orangtua tetap bersikap tenang dan tidak panik. Orangtua tidak perlu melarang anak menangis karena itu merupakan luapan emosi anak. Tapi tetap beri ketenangan dengan cara memeluk dan memberinya minum. Saat anak sudah tenang, orangtua bisa lebih mudah menangani luka pada anak.

Jangan lupa untuk selalu sedia Hansaplast di kotak P3K di rumah. Produk Hansaplast yang harus ada adalah :
­čö╣Hansaplast Spray Antiseptik
Dapat digunakan untuk melindungi luka dari infeksi. Bentuknya spray memudahkan orangtua mengaplikasikan pada anak-anak. Apalagi spray antiseptik ini ga pake perih saat disemprotkan ke luka.
­čö╣Plester Hansaplast
Plester Hansaplast dilengkapi dengan Bacteria Shield dapat memberikan perlindungan optimum terhadap kotoran dan bakteri. Ada berbagai jenis dan ukuran plester yang dapat disesuaikan dengan kondisi luka. Sekarang sudah tersedia plester dengan berbagai karakter yang pasti disukai anak-anak, seperti Frozen, Disney, Marvel dan lain-lain.
­čö╣Hansaplast Salep Luka
Digunakan untuk perawatan luka dan kulit yang rusak. Selain itu dapat membantu proses penyembuhan luka 2x lebih cepat dan dapat mengurangi bekas luka. 

Ayah dan Bunda... Yuk kita ajarkan anak-anak untuk tetap aktif bereksplorasi selama di rumah saja. Saat anak terjatuh dan terluka, ingat ada Hansaplast yang dapat diandalkan untuk merawat luka. Menjadikan Anak Siaga Hansaplast agar hidup aman dan nyaman setiap saat.
SHARE 0 comments

Add your comment

monggo...

© Reni Susanti · DESIGNED BY SAHABAT HOSTING